[Part Cerita ke Jepang] Osaka Day 1

Saya ke Jepang hanya sekitar 5 hari. Hmmm singkat banget ya. Hahaha emang! Ya tapi karena masih kerja dan gak bisa cuti lama-lama jadi ya jalani saja lah.

Jadi karena singkatnya waktu yang saya punya, akhirnya saya putuskan untuk menghabiskan waktu hanya di Osaka dan Kyoto saja. Kalau dihitung-hitung jarak kedua kota ini cukup dekat dan banyak tempat yang bisa dikunjungi.

Saya tiba di Kansai International Airport (KIX) pada jam 8 pagi. Inget ya, di Kansai Airport bukan Osaka Airport (karena ada juga Osaka Airport). Nah dari KIX ini, kita bisa menggunakan bus, kereta dan juga taxi untuk mencapai Osaka city. Saya memilih bus untuk mencapai Osaka City. Namanya Bus Limousine. Ada banyak banget nih lokasi pemberhentian bus ini, jadi harus disesuaikan dengan rencana teman jalan mau ke mana ya.

Saya dan teman mau ke Osaka Castle, tempat yang terkenal banget di Osaka city. Untuk itu, kami menuju ke Namba OCAT sebagai lokasi pemberhentian bus kami. Beli tiket bus disini pakai mesin lho. Jadi, pertama, pilih Bahasa inggris dulu lalu masukkan uang lalu pilih lokasi pemberhentian. Lalu tunggu deh di bus stop nomor berapa. Bus nya tepat waktu banget lho dan akan tiba sebelum waktu keberangkatannya. Busnya supppeeerrr nyaman.

Setibanya di Namba OCAT, saya dan teman, harus jalan menuju sebuah stasiun yang namanya Shinsanbashi untuk menitipkan koper di loker koin. Jalan dari stasiun bus menuju Shinsanbashi cukup lumayan lah buat orang yang baru menginjakkan kaki di Jepang hehe. Tapi jangan khawatir, banyak banget orang yang bawa-bawa koper sambil jalan seperti kami ini hehehe. Sepertinya hal lumrah gitu bawa koper disini.

Kami menitipkan koper di loker coin, lagi-lagi pakai koin hehe. Lalu mulai jalan ke daerah sekitar situ. Sebelum menuju Osaka Castle kami mampir dulu nih ke Uniqlo di Osaka. Ya ampuun harga barang disini tidak semahal di Jakarta lhoo.

Di dekat Uniqlo itu, tepatnya disebrangnya ada Tokyu Hands lho teman jalan. Jadi kalau ada yang suka barang-barang lucu ke Jepang, nah Tokyu Hands ini salah satu tempat yang patut disinggahi.

Selesai lihat-lihat barang akhirnya kami menuju Osaka Castle menggunakan kereta, jaraknya hanya 2-3 stasiun kereta. Lalu jalan kaki dan whallaa sampai deh di Osaka Castle. Dan ternyata luaasss banget lho tempatnya.

Sesampainya di halaman Osaka Castle, saya sempat beli onigiri di Lawson dekat situ. Selesai beli makanan dan minuman. Kami memutuskan untuk makan siang di dekat danau. Pantes orang Jepang suka piknik, enak ternyata. Menikmati onigiri yang enak banget dan juga sebotol kopi dingin sambal ditemani angin sepoi-sepoi. Enak bener.

Nah ternyata, ngantri banget lho untuk masuk ke Osaka Castle, untungnya kami sudah pegang Osaka Amazing Pass ini jadi tinggal masuk aja deh. Nah, tapi ada antrian kedua ternyata. Antrian untuk menaiki lift. Karena antriannya panjang banget jadi kami memutuskan untuk menaiki tangga. Naik tangga 8 lantai lumayan lah bakar kalori haha.

IMG_0857

Di setiap lantai ini kita bisa berhenti dan melihat sejarahnya Osaka Castle. Bisa juga foto-foto. Tapi, tidak di semua lantai diperbolehkan untuk ambil foto ya. Ada 2 lantai yang tidak diperbolehkan untuk ambil foto. Di sini ada stample Osaka Castle. Jadi, yang mau ambil oleh-oleh stemple itu, bisa ambil brosur atau stempel di kertas biasa. Di lantai teratas, itu ada tempat untuk observasi gitu dan ada toko souvenir kecil.

IMG_0878

Selain masuk ke Osaka Castle, di dalam wilayah ini juga ada shrine, taman, dan tempat penjagaan mereka gitu. Nah untuk tempat terakhir itu hanya dibuka sewaktu-waktu saja. Kami orang yang beruntung yang bisa masuk ke dalamnya.

YEWCE8333

Shrine

IMG_0890

Shrine

IMG_0898

Penjagaan Osaka Castle

IMG_0894

Penjagaan Osaka Castle

Tamannya itu cantik lho. Musim sakura sudah lewat saja, pemandangan di taman masih bagus. Bunga-bunga kecil baru mekar di rumput-rumput sepanjang taman. Dan ada Osaka Castle di belakangnya.  Pas banget buat foto-foto. Enaknya lagi, orang yang masuk ke taman sini ternyata sedikit. Jadi puas banget deh ambil fotonya. Kalau capek, bisa istirahat juga lho disini, sambal menikmati indahnya sore. Saya terbayang kalau musim sakura tiba, pasti lebih cantik lagi nih suasana dan pemandangan di Osaka Castle dan taman ini.

IMG_0899

Sore hari menjelang malam hari, kami pergi ke Dotonburi untuk membeli makan malam dan sambil melihat seperti apa sih Dotonburi yang terkenal itu. Ternyata ramai banget di Dotonburi. Tapi, penjual makanan super banyak. Toko 100 yen juga banyak disini.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berpindah dari Osaka ke Kyoto dengan kereta seharga JPY 560. Kami sampai di Kyoto pada malam hari. Dari stasiun Kyoto menuju penginapan, kami berjalan selama 30 menit (kalau di google maps dibilang 10 menit hehe). Meskipun sudah sepi, namun kami merasa aman saat berjalan malam hari (sekitar jam 9) sambal membawa koper.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s